Tulisan Mingguan (11-15 Juli 2016)

Tulisan tentang review IHSG seminggu kebelakang, 1 minggu kedepan, serta rekomendasi Saham apa yang layak dibeli

Posted by martadisastra on 2016/07/10 21:06 PM

Review:

IHSG pada minggu kemarin (27 Juni - 1 Juli 2016) bergerak pada level Low: 4795,963; High: 5039,686; dan Close: 4971,581 , secara minggguan naik 2,8% dari minggu sebelumnya (20-24 Juni 2016). Pada minggu kemarin terjadi net foreign buy di pasar reguler sebesar 4,6 Triliun Rupiah, jumlah yang cukup besar secara mingguan untuk dana masuk asing, dan secara bulanan (Juni) terjadi net foreign buy di pasar reguler sebesar 5,2 Triliun Rupiah.

Kenaikan IHSG berawal pada meredanya sentimen dari Brexit kedalam IHSG. DIlanjut dengan lonjakan IHSG pada Hari Rabu (29 Juni 2016) dikarenakan pengesahan UU Tax Amnesty oleh DPR-RI. Pada hari tersebut IHSG ditutup menguat sebesar 2%, terjadi aliran modal masuk asing sebesar 1,6 Triliun Rupiah, dan masih melanjutkan kenaikan sebesar 0,7% pada hari Kamis (30 Juni 2016). Namun, pada hari Jumat (1 Juli 2016) IHSG mengalami koreksi sebesar 0,9%. Penurunan IHSG tersebut menurut tim EZinvesting merupakan hal wajar mengingat dalam dua hari IHSG mengalami lonjakan kenaikan yang cukup tinggi dan IHSG pada hari Jumat masih terjadi net foreign buy di pasar reguler sebesar 1,9 Triliun Rupiah. Jadi penurunan tersebut masih bersifat profit taking oleh investor.

Hasil Publikasi: 

 

Minggu Ini:

Range gerak IHSG untuk minggu ini 4800-4980, batas support terdekat berada pada level 4800 dan resist terdekat berada pada level 4900.

Berdasarkan ketiga indikator diatas (MA, MACD, dan MFI) IHSG masih memperlihatkan tren kenaikan.

Menurut Tim EZinvesting untuk minggu ini IHSG cenderung melemah sedikit dari minggu sebelumnya. Hal ini dikarenakan masih ada hutang gap di level 4890 yang belum tertutup.

Jika pada minggu ini IHSG mengalami koreksi di sertai dengan adanya net foreign buy, maka disarankan membuka posisi buy menurut Tim EZinvesting.

 

Kalender Ekonomi:

  • Minggu (10 Juli 2016): CPI Tiongkok
  • Rabu (13 Juli 2016): Ekspor, Impor, dan Trade balance Tiongkok; 
  • Kamis (14 Juli 2016): Cadangan Devisa Indonesia
  • Jumat (15 Juli 2016): GDP Tiongkok; Ekspor, Impor, Trade Balance Indonesia; CPI Uni Eropa.

 

Rekomendasi Saham

 

 

AKRA akumulasi Beli di range harga 6150-6250, Support 6120 dan resist 6600. Target Price 6600.

Berdasarkan indikator MA terjadi pola golden cross oleh MA5 (garis merah) menembus keatas MA20 (garis oranye) dan MA50 (garis biru), menandakan adanya tren penguatan dalam saham ini.

Berdasarkan indikator MACD masih memperlihatkan tren penguatan karena garis MACD (garis biru) masih diatas garis Signal (garis merah) dan MACD histogram masih diatas 0.

Berdasarkan indikator MFI masih menandakan tren penguatan dan selama bulan Juni terjadi net foreign buy sebesar 71,7 Milyar Rupiah.

AKRA menarik dibeli jika terjadi penurunan namun indikator MFI masih menunjukan penguatan.

Analisis AKRA sebelumnya dapat dilihat disini

 

SRIL akumulasi buy range 250-260, Support 250; Resist 280; Target Price 300.

Saham ini tidak begitu layak untuk dikoleksi jangka pendek, tapi untuk jangka menengah dan panjang menurut tim EZinvesting saham ini layak untuk dikoleksi.

Berdasarkan indikator MA masih menunjukan tren penurunan.

Berdasarkan indikator MACD masih menunjukan sideways.

Berdasarkan indikator MFI terlihat terjadi pola pembalikan arah walaupun tidak begitu tinggi kenaikannya

Dan dalam bulan Juni terjadi net foreign buy sebesar 35,6 Milyar rupiah

Sehingga dalam minggu ini layak untuk dikoleksi untuk beberapa bulan kedepan namun kurang layak untuk dalam waktu dekat.

 

 

Disclaimer On

 

Email: ezinvesting.info@gmail.com

Twitter: @Ezinvestingnet

Fanpage Facebook: EZ investing

Salam Hormat Tim EZ investing.

Artikel lainnya..

GMFI diakumulasi Bandar ??

Net Foreign Sell Februari

Outlook 2k18

ads