GMFI diakumulasi Bandar ??

Analisa dan Rekomendasi Saham

Posted by martadisastra on 2018/02/27 20:58 PM

Dikutip dari Kontan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan pendapatan sebesar US$ 439,28 juta sepanjang 2017. Angka tersebut meningkat 13,02% bila dibandingkan dengan pendapatan tahun 2016 sebesar US$ 388,66 juta.

Lalu laba bersih tahun berjalan pada 2017 sebesar US$ 50,95 juta. Jika dibandingkan dengan laba tahun lalu turun sebesar 11,77% (Laba 2016 US$ 57,74 Juta).

Sedangkan jumlah laba komprehensif tahun berjalan pada 2017 sebesar US$ 50,73 juta dan pada periode 2016 sebesar US$ 49,76 juta.

Dikutip dari Bisnis Indonesia, GMFI membukukan kenaikan beban usaha yang cukup besar, yaitu US$373,05 juta atau naik 23,8% year-on-year (yoy) dari US$301,29 juta.

Salah satu kenaikan beban usaha yang paling besar yaitu beban pegawai yang pada 2017 sebesar US$119,28 juta, melonjak 45,4% (yoy) dari US$82,01 juta. Lalu disusul oleh beban subkontrak yang naik 29,6% menjadi US$95,44 juta dan beban operasional lainnya yang naik 10,8% menjadi US$60,27 juta.

Pada 2017, GMFI membukukan pendapatan selisih kurs mata uang asing sebesar US$ 529.123. Pendapatan dari lini itu menyusut dalam, dari sebelumnya US$ 4,28 juta pada 2016.

Aset perusahaan pada 2017 juga bertumbuh 21,82% dari sebelumnya US$ 442,59 juta menjadi US$ 539,15 juta pada 2017. Sedangkan ekuitas perusahaan juga meningkat 77,21% dari sebelumnya US$ 172,55 juta menjadi US$ 305,78 juta pada 2017.

Penurunan Laba GMFI pada tahun 2017 seharusnya menjadi sentimen negatif untuk perdagangan hari senin (tanggal 26 Februari 2018). Namun pada penutupan perdagangan, GMFI ditutup menguat di harga 396 atau menguat 0,51% dibanding hari sebelumnya. Adapun pada hari Senin harga saham GMFI sempat menyentuh harga tertinggi di 406 dan terendah di 390.

Berikut merupakan activity Summary by Broker saham GMFI pada hari senin ( tanggal 26 Februari 2018) di pasar reguler.

Berdasarkan gambar diatas. Terlihat bahwa Broker TP (OCBC Sekuritas) mengakumulasi beli saham GMFI di pasar reguler pada hari senin (tanggal 26 Februari 2018) yaitu sebesar 4,9 Milyar, dengan harga pembelian rata-rata di harga 396,7.

Jika ditarik kebelakang (diliat gambar diatas). Selama bulan Februari broker TP sudah melakukan aksi beli sebesar 14,8 Milyar rupiah, jumlah yang cukup besar, dengan harga pembelian rata-rata di harga 395,1. Jika dibandingkan dengan penutupan harga hari Selasa (tanggal 27 Februari 2018) yang ditutup di harga 388, berarti broker TP masih minus sekitar 1,7%.

penulis tidak tahu apakah itu termasuk "sedang diakumulasi bandar" atau malah justru sedang di distribusi. Tapi yang jelas ada investor yang masih nyangkut di atas harga pasar saat ini.

Mungkin untuk beberapa investor saham GMFI belum menarik karena tergolong saham yang baru IPO. Sehingga sedikit sulit untuk dilihat dari sisi Fundamental maupun Teknikal.

Namun ada harapan bahwa kinerja GMFI akan jauh lebih baik dari tahun 2017, terlihat dari beberapa berita-berita dari media masa.

Diantaranya:

Menurut penulis GMFI layak dibeli ketika harga masih di rentang 340-360, dengan TP terdekat di harga 500 dan TP jangka panjang di 700.

Disclaimer On

Kritik dan Saran dapat melalui:

Email: ezinvesting.info@gmail.com

Twitter: @Ezinvestingnet

Fanpage Facebook: EZ investing

Artikel lainnya..

Net Foreign Sell Februari

Outlook 2k18

Ekspor - Impor Indonesia Bulan Mei 2017

ads